Tinggalkan komentar

Tatib Pilkades

PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA

DESA SEMAGAR KECAMATAN GIRIMARTO

KABUPATEN WONOGIRI

Sekretariat : Jl. Anggrek No 7, Garon, Semagar, Girimarto, Wonogiri. Kode Pos : 57683

 

 

KEPUTUSAN

PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA SEMAGAR

NOMOR : 01 TAHUN 2011

TENTANG

TATA TERTIB PEMILIHAN KEPALA DESA

DESA SEMAGAR KECAMATAN GIRIMARTO

KABUPATEN WONOGIRI

 

KETUA PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA SEMAGAR

Menimbang      :

Mengingat        :

  1. bahwa untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Semagar, dipandang perlu  menetapkan Tata Tertib sebagai pedoman kerja bagi Panitia Pemilihan Kepala Desa Semagar;
  1. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a, maka perlu membentuk keputusan panitia tentang tata tertib pemilihan kepala desa semagar.
  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah  ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437 ) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844 );
  1. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa                    ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4588 );
  1. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 6 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa ( Lembaran Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2006 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 65 );
  1. Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 43 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 6 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan  Pemberhentian Kepala Desa                  ( Berita Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2009 Nomor 294 ).
  1. Keputusan   Badan   Permusyawaratan   Desa   Semagar Nomor: 6 tahun 2011 tentang  Pengangkatan  Panitia  Pemilihan  Kepala Desa Semagar, Kecamatan girimarto, Kabupaten Wonogiri;
  1. Hasil Rapat Panitia Pemilihan Kepala Desa Semagar beserta  Badan Permusyawaratan Desa Semagar tanggal 9 Desember 2011.

 

M E M U T U S K A N

Menetapkan       :Keputusan Panitia Pemilihan Kepala Desa Semagar tentang Tata Tertib Pemilihan Kepala Desa Semagar Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri

 

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal  1

Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan :

  1. Desa adalah Desa Semagar.
  2. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disebut BPD adalah Badan Permusyawaratan Desa Semagar
  3. Panitia Pemilihan Kepala Desa adalah Panitia yang dibentuk oleh BPD terdiri dari unsur Perangkat Desa, Pengurus Lembaga Kemasyarakatan dan Tokoh Masyarakat.
  4. Bakal Calon Kepala Desa adalah warga masyarakat Desa Semagar berdasarkan hasil penyaringan oleh panitia pemilihan.
  5. Calon Kepala Desa yang berhak dipilih adalah bakal calon Kepala Desa yang telah memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh panitia pemilihan.
  6. Calon Kepala Desa terpilih adalah calon yang memperoleh dukungan suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Desa.
  7. Pemilih adalah Penduduk Desa Semagar Kecamatan Girimarto dan telah memenuhi persyaratan untuk mempergunakan hak pilihnya.
  8. Hak pilih adalah hak yang dimiliki pemilih untuk menentukan sikap pilihannya.
  9. Penyaringan adalah seleksi yang dilakukan oleh panitia pemilihan Kepala Desa dari segi administrasi  para bakal calon.
  10. Penduduk Desa Semagar. adalah penduduk yang terdaftar sebagai warga Desa Semagar secara sah dibuktikan dengan telah memiliki kartu tanda penduduk, kartu keluarga.

 

 

BAB  II

TATACARA PENDAFTARAN DAN SYARAT-SYARAT

BAKAL CALON KEPALA DESA SEMAGAR

 

Pasal  2

(1)  Bakal Calon Kepala Desa menyerahkan sendiri lamaran beserta syarat-syarat berkas pendukungnya kepada Panitia Pemilihan sesuai waktu yang telah ditetapkan.

(2)  Lamaran Bakal Calon ditulis sendiri oleh Bakal Calon diatas kertas bermeterai Rp. 6.000,- ( enam ribu rupiah ) diajukan kepada BPD Desa Semagar melalui Panitia Pemilihan dengan di lampiri syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Surat Pernyataan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maka Esa bermeterai Rp. 6.000,-;
  2. Surat Pernyataan setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Pemerintah Rp. 6.000,-;
  3. Foto copy ijasah atau Surat Tanda Tamat belajar yang di legalisir oleh pejabat yang berwenang;
  4. Foto copy akta kelahiran atau surat kelahiran yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
  5. Surat Pernyataan bersedia dicalonkan menjadi Kepala Desa Rp. 6.000,-;
  6. Foto copy Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga yang di legalisir oleh pejabat yang berwenang;
  7. Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah;
  8. Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK );
  9. Surat Keterangan dari Pengadilan Negeri yang menerangan bahwa tidak pernah dihukum penjara karena melakukan tindak pidana kejahatan dengan hukuman paling singkat 5 ( lima ) tahun;
  10. Surat Keterangan dari Pengadilan Negeri yang menerangkan bahwa  tidak dicabut hak pilihnya sesuai dengan keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap;
  11. Surat Pernyataan yang menyatakan bahwa belum pernah menjabat menjabat sebagai Kepala Desa Paling lama 10 ( sepuluh ) tahun atau dua kali masa jabatan bai secara berturut-turut maupun tidak, Rp. 6.000,-;
  12. Surat Keterangan bebas narkotika dan obat terlarang ( narkoba ) dari Pejabat atau lembaga berwenang;
  13. Surat Pernyataan bersedia bertempat tinggal di Desa Semagar, Rp. 6.000,-;
  14. Surat Pernyataan akan menerima hasil pemilihan dan tidak membuat gangguan Kamtibmas, Rp. 6.000,-;
  15. Pas Photo ukuran 4 X 6 sebanyak 4 lembar.

(3)  Apabila setelah diteliti oleh Panitia Pemilihan ternyata terdapat kekurangan dan atau keragu-raguan tentang syarat yang telah ditetapkan, maka Bakal Calon Kepala Desa diberi kesempatan untuk melengkapi persyaratan.

(4)  Kesempatan untuk melengkapi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) paling lama 7 ( tujuh ) hari sejak pemberitahuan oleh Panitia.

(5)  Berkas lamaran yang telah diteliti oleh Panitia Pemilihan apabila dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, maka berkas lamaran dikembalikan secara tertulis kepada yang bersangkutan dengan tanda terima disertai penjelasan mengenai persyaratan yang tidak terpenuhi.

BAB  III

WAKTU PENDAFTARAN

 

Pasal  3

(1)  Pendaftaran dibuka tanggal 12 Desember 2011 dengan ketentuan :

Tempat       : Sekretariat Panitia Pemilihan di Balai Desa Semagar.

Waktu         : Jam 09.00 WIB s.d. Jam 14.00 WIB.

(2)  Pendaftaran ditutup tanggal 16 Desember 2011 Jam 14.00 WIB.

(3)  Apabila sampai dengan waktu sebagaimana dimaksud pada ayat ( 2 ) belum ada pendaftar/pelamar, maka waktu pendaftaran diperpanjang sampai dengan tanggal 19 Desember 2011.

BAB IV

PENDAFTARAN DAN SYARAT-SYARAT PEMILIH

 

Pasal  4

(1)  Pendaftaran Pemilih dimulai tanggal 12 Desember 2011 sampai dengan tanggal 28 Desember 2011, oleh seksi Pendaftaran Pemilih.

(2)  Daftar Pemilih Sementara diumumkan kepada masyarakat pada masing-masing dusun wilayah pendaftaran dengan ditempel pada papan pengumuman dan atau tempat-tempat strategis yang mudah dibaca oleh umum.

(3)  Masyarakat dapat memberikan tanggapan, usul, saran dan atau perbaikan tentang keragu-raguan terhadap Daftar Pemilih Sementara, disampaikan secara tertulis disertai bukti-bukti dan saksi yang kuat, baik penambahan atau pengurangan kepada Panitia Pemilihan.

(4)  Tanggapan usul, saran dan atau perbaikan terhadap daftar pemilih sementara yang diajukan melewati batas waktu tidak akan dipertimbangkan dan tidak mempengaruhi hasil pemilihan.

(5)  Syarat-syarat pemilih adalah sebagai berikut :

  1. Terdaftar sebagai Penduduk Desa Semagar secara sah yang dibuktikan dengan KTP dan atau KK;
  2. Berusia sekurang-kurangnya 17 tahun atau telah pernah menikah pada saat penetapan DPT;
  3. Tidak di cabut hak pilihnya berdasarkan keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap;
  4. Tidak terganggu jiwa / ingatannya;

 

 

BAB V

KAMPANYE

 

Pasal  5

Waktu Kampanye

(1)  Yang dimaksud kampanye dalam Tata Tertib ini adalah suatu upaya yang dilakukan oleh setiap calon Kepala Desa yang telah memperoleh hak untuk dipilih dalam menghimpun dukungan dari seseorang atau kelompok orang dilakukan sendiri atau bersama-sama.

(2)  Kampanye Calon Kepala Desa dilaksanakan tanggal 10 Januari 2011 dimulai jam 10.00 WIB dan di akhiri jam 16.00 WIB;

 

Pasal  6

Bentuk Kampanye

(1)  Kampanye calon kepala desa diawali dengan cara pembacaan visi dan misi dalam forum rapat BPD;

(2)  Kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ) dilaksanakan sesuai perolehan nomor urut dan tanda gambar calon.

(3)  Setelah pembacaan visi dan misi sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ), dapat dilanjutkan dengan dialog;

(4)  Calon Kepala Desa dilarang mendeskriditkan / menghujat calon lain, memfitnah, menghina atau menyinggung kehormatan Pemeritah dan Pejabatnya, golongan, organisasi atau negara asing serta perbuatan lain yang bertentangan dengan norma-norma Pancasila.

(5)  Panitia berhak untuk menghentikan kegiatan kampanye sewaktu-waktu, jika dianggap menyimpang dari jadwal dan moralitas yang berlaku di masyarakat Desa Semagar

(6)  Pelaksanaan dialog sebagaimana dimaksud pada ayat ( 3 ) selanjutnya akan di tentukan oleh panitia, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang ada.

BAB VI

TATA CARA PENENTUAN NOMOR DAN TANDA GAMBAR

UNTUK CALON KEPALA DESA

 

Pasal  7

(1)  Calon Kepala Desa yang berhak dipilih adalah bakal calon Kepala Desa yang telah memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh Panitia Pemilihan.

(2)  Untuk menetapkan nomor urut dan tanda gambar sebagaimana tersebut pada ayat ( 1 ) diadakan undian yang diatur oleh Panitia Pemilihan.

BAB VII

PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA

 

Pasal  8

Waktu dan Tempat Pemungutan Suara

(1)  Pemungutan suara dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia jujur dan adil yang dipusatkan di Balai Desa Semagar Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri pada tanggal  11 Januari 2012.

(2)  Pemungutan suara dimulai pada pukul 07.00 Wib dan diakhiri pada pukul 14.00 Wib.

(3)  Pemungutan suara akan diumumkan keseluruh penduduk Desa Semagar melalui sarana publikasi yang ada.

Pasal  9

Tata Cara Pemberian Suara

(1)    Bagi warga yang akan menggunakan hak pilih harus menunjukkan surat pemberitahuan kepada Panitia.

(2)    Apabila surat pemberitahuan tersebut hilang, maka pemilih dapat menggunakan identitas lain yang masih berlaku, selama yang bersangkutan masih terdaftar di DPT.

(3)    Panitia akan mengecek pada daftar pemilih tetap yang ditetapkan oleh panitia, apa benar orang tersebut terdaftar dan mempunyai hak pilih.

(4)    Pemberian suara dilakukan dengan cara mencoblos surat suara yang berisi nomor dan tanda gambar calon yang terdapat didalam kotak.

(5)    Pemberian suara sebagaimana yang dimaksud pada ayat ( 1 ) dilakukan dalam bilik suara dan menggunakan alat yang telah disediakan oleh panitia pemilihan.

(6)    Seorang pemilih hanya memberikan suaranya kepada salah satu calon Kepala Desa, dan jika terdapat lebih dari satu, maka dianggap tidak sah.

(7)    Pemberian suara sebagaimana yang dimaksud dalam ayat ( 3 ) adalah dengan cara mencoblos tanda gambar yang dipilih dalam garis tanda gambar yang ada dalam surat suara.

(8)    Seorang pemilih tidak diperbolehkan melakukan dan atau memberikan tanda-tanda lain selain mencoblos dalam surat suara dengan menggunakan alat yang disediakan oleh panitia.

(9)    Seorang pemilih yang salah memberikan suara dapat meminta ganti surat suara yang baru setelah menyerahkan surat suara yang salah kepada panitia.

(10) Apabila surat suara telah dibuka ternyata dalam keadaan rusak dapat meminta ganti surat suara kepada Panitia Pemilihan.

(11) Penggantian surat suara sebagaimana yang dimaksud dalam ayat ( 9 ) ayat ( 10 ) hanya dapat dilakukan 1 ( satu ) kali.

(12) Seorang pemilih hanya bisa menggunakan satu kali hak suara.

Pasal  10

Kewajiban Pemilih pada saat Pemungutan Suara

(1)  Pemilih wajib hadir di tempat pemungutan suara yang telah ditentukan dan tidak dapat diwakilkan.

(2)  Pemilih wajib menggunakan hak pilihnya dengan tertib dan aman.

(3)  Pemilih tidak diperkenankan membawa benda-benda yang dapat membahayakan dirinya maupun orang lain.

(4)  Pemilih tidak diperkenankan melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengacaukan atau mengganggu jalannya proses pemungutan suara.

 

 Pasal  11

Bagi pemilih yang tidak bisa hadir ke tempat pemungutan suara

karena sakit / keterbatasan fisik

(1)  Pemilih yang tidak dapat hadir ke tempat pemungutan suara karena sakit dianggap batal hak suaranya, karena Panitia Pemilihan Kepala Desa tidak akan mengadakan pemungutan suara di tempat tinggal pemilih.

(2)  Pemilih dengan keterbatasan fisik bisa didampingi oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa serta para saksi calon kepala desa saat pencoblosan di bilik suara.

BAB VIII

PELAKSANAAN PENGHITUNGAN SUARA

 

Pasal  12

Saksi – Saksi

(1)  Setiap Calon Kepala Desa wajib menunjukkan 1 ( satu ) orang saksi yang akan mengikuti proses pemungutan suara sampai penghitungan suara.

(2)  Penunjukan saksi sebagaimana yang dimaksud pada ayat ( 1 ), dilakukan secara tertulis dan ditanda tangani oleh Calon Kepala Desa.

(3)  Surat penunjukan saksi harus sudah diterima oleh Panitia Pemilihan selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum hari pelaksanaan pemungutan suara.

(4)  Saksi yang ditunjuk wajib hadir 15 menit sebelum dimulainya proses pemungutan suara dan dilanjutkan saat penghitungan suara.

(5)  Saksi yang tidak hadir pada pemungutan suara maupun penghitungan suara tidak akan mempengaruhi sahnya hasil pemungutan suara maupun penghitungan suara.

Pasal  13

Penghitungan Suara

(1)  Penghitungan surat suara dimulai setelah batas waktu pemungutan suara berakhir yaitu jam 14.00 WIB, dengan ketentuan pemilih yang hadir dan manggunakan hak pilihnya tidak kurang dari 50 % ( lima puluh persen ) lebih dari jumlah pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap.

(2)  Apabila sampai batas waktu pemungutan suara berakhir, pemilih yang hadir dan mengunakan hak pilihnya belum mencapai 50 % ( lima puluh persen ) lebih dari jumlah pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap, maka waktu pemungutan suara di perpanjang 1 ( satu ) jam.

(3)  Apabila setelah masa perpanjangan waktu sebagaimana dimaksud dalam ayat ( 2 ) jumlah pemilih yang hadir dan menggunakan hak pilihnya kurang dari 50 % ( lima puluh persen ) lebih dari jumlah pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap, maka pemilihan Kepala Desa dinyatakan batal dan paling lama 14 ( empat belas hari ) setelah pembatalan, panitia pemilihan mengadakan pemungutan suara ulang.

(4)  Apabila dalam jangka waktu 14 ( empat belas ) hari sebagaimana dimaksud dalam ayat ( 3 ) panitia pemilihan belum dapat mengadakan pemungutan suara ulang, maka dapat dilakukan perpanjangan waktu untuk melaksanakan pemungutan suara paling lama 30 ( tiga puluh ) hari setelah pemungutan suara pertama.

(5)  Apabila ketentuan sebagaimana dimaksud pada aya ( 4 ) tidak dapat dilaksanakan maka panitia melaporkan kepada BPD untuk dilaporkan kepada Bupati melalui Camat.

(6)  Apabila terjadi selisih jumlah suara dalam penghitungan antara yang di papan dengan saksi  maka yang dipakai yang di papan.

(7)  Setiap calon diharuskan menghadiri pemungutan suara sampai dengan selesai dan menanda tangani berita acara. Dan apabila ada calon yang tidak mau menandatangani berita acara hasil pemilihan, maka hasil pemilihan tetap dinyatakan sah.

(8)  Pada saat penghitungan suara, Calon Kepala Desa diperkenankan meninggalkan tempat penghitungan suara setelah menandatangani Berita Acara.

(9)  Hasil penghitungan suara oleh Panitia akan dilaporkan kepada BPD dalam bentuk Berita  Acara Penghitungan Suara.

 

Pasal  14

Keabsahan Surat Suara

(1)  Surat suara yang sah adalah surat suara yang diterbitkan oleh panitia pemilihan Kepala Desa Semagar Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri Tahun 2011 dan telah dibubuhi tanda tangan oleh Ketua Panitia dan stempel Panitia.

(2)  Tanda coblos terdapat pada kotak segi empat yang memuat nomor dan tanda gambar;  atau

(3)  Tanda coblos lebih dari satu tetapi masih dalam kotak segi empat yang memuat nomor dan tanda gambar;  atau

(4)  Tanda coblos terdapat pada salah satu garis kotak segi empat yang memuat nomor dan tanda gambar;  atau

(5)  Menggunakan alat coblos yang telah disediakan oleh panitia pemilihan kepala desa.

 

Pasal  15

Surat Suara Tidak Sah

(1)  Tidak ada tanda tangan dan stempel ketua panitia

(2)  Tanda coblos terdapat diluar kotak segi empat yang memuat nomor dan tanda gambar calon.

(3)  Tanda coblos tidak menggunakan alat coblos yang disediakan panitia, seperti disulut rokok atau alat lain.

(4)  Dicoblos lebih dari  satu coblosan pada segi empat yang memuat nomor dan tanda gambar calon yang berbeda.

(5)  Terdapat tulisan tangan atau robek.

 

 

BAB IX

TATA CARA PELAPORAN PELANGGARAN

Pasal  16

Pengaduan Pelanggaran / Sengketa

 

(1)  Pengaduan yang dapat diterima oleh Panitia adalah pengaduan mengenai pelanggaran terhadap tata tertib.

(2)  Setiap pengaduan seperti dimaksud dalam ayat (1) akan diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat.

(3)  Jika terdapat pengaduan diluar aturan yang telah ditetapkan dalam tata tertib ini akan diserahkan kepada pihak BPD.

(4)  Setiap pengaduan dilakukan secara tertulis dengan  dilampiri bukti-bukti pendukung.

(5)  Pengaduan dilakukan kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa di Kantor Sekretariat.

(6)  Segala bentuk pengaduan, baik yang telah terselesaikan maupun yang masih dalam proses tidak dapat menghentikan jalannya pemilihan Kepala Desa.

(7)  Masa pelaporan adalah satu kali dua puluh empat jam setelah kejadian terjadi.

(8)  Jika pengaduan dan pelaporan diluar masa pelaporan sebagaimana ayat 7 maka dinyatakan gugur.

 

Pasal  17

Pelanggaran

(1)  Panitia berhak memberi teguran jika Calon Kepala Desa dan pemilih melakukan   pelanggaran-pelanggaran terhadap tatatertib dan ketentuan yang berlaku.

(2)  Apabila terjadi pelanggaran terhadap hal-hal tersebut pada ayat (1) pasal ini, panitia berhak untuk menegur secara tertulis sampai 2 kali dan selanjutnya dapat mencabut hak pilih maupun hak dipilih bagi calon, dan apabila seorang pemilih melakukan pelanggaran tersebut maka tidak akan mempengaruhi seseorang calon kepala desa.

(3)  Penyelesaian masalah yang berkaitan dengan pelanggaran maupun peringatan oleh panitia mengacu pada mekanisme penyelesaian masalah.

(4)  Penyelesaian masalah seperti dimaksud dalam ayat (3) pasal ini tidak mempengaruhi  jalannya proses pemilihan Kepala Desa.

(5)  Apabila terjadi penggunaan money politik selama proses pilkades maka penyelesainnya diserahkan pada pihak yang berwajib.

(6)  Calon kepala desa dan atau tim sukses dilarang memberikan dan atau menjanjikan kepada siapapun dan berupa apapun yang bisa mempengaruhi keputusan pemilih.

(7)  Calon kepala desa dan atau tim sukses dilarang mengintimidasi pemilih agar memilih calon tertentu.

 

 

 

 

BAB X

MEKANISME PENETAPAN CALON TERPILIH BAGI CALON

YANG MEMPEROLEH SUARA TERBANYAK TETAP SAMA

SETELAH DIADAKAN PEMILIHAN ULANG

 

Pasal  18

Penetapan Calon Terpilih

(1)  Calon Kepala Desa yang memperoleh dukungan suara terbanyak dinyatakan sebagai Calon Kepala Desa Terpilih.

(2)  Apabila setelah penghitungan suara ternyata yang mendapatkan suara terbanyak sama maka akan dilakukan pemilihan ulang.

(3)  Dalam hal pemilihan ulang sebagaimana ayat 1 calon yang dipilih ulang adalah calon yang mendapatkan suara terbanyak.

(4)  Pelaksanaan pemilihan sebagaimana ayat 2 dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

(5)  Apabila terjadi hasil perolehan tetap sama setelah pemilihan ulang maka di tunjuk pejabat kepala desa dari perangkat desa.

 

BAB XI

KESANGGUPAN CALON

 

Pasal  19

(1)  Setiap calon Kepala Desa turut menjaga keamanan baik sebelum maupun sesudah pemilihan.

(2)  Calon harus dan wajib menanda tangani semua berita acara yang dibuat oleh panitia.

(3)  Apabila ada salah satu calon tidak bersedia menanda tangani berita acara sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) pasal ini dan pemilihan sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku maka pemilihan dianggap sah.

 

BAB XII

SUMBER DANA

 

Pasal  20

Sumber dana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Semagar tahun 2011 berasal dari APBDes Desa Semagar dan APBD Kabupaten Wonogiri.

 

BAB XIII

PENUTUP

 

Pasal  21

(1)  Penanda-tanganan surat-surat  yang berhubungan dengan kepanitiaan ditanda-tangani oleh Ketua Panitia Pemilihan.

(2)  Peraturan / Tata Tertib ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

(3)  Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di       Semagar

Pada Tanggal      9 Desember 2011

PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA

                                                                   DESA SEMAGAR KECAMATAN GIRIMARTO

                                                                                    KABUPATEN WONOGIRI

                                                                                                     Ketua

SIGIT  HARJANTO, S.Pd

 

 

 

TEMBUSAN : Keputusan ini dikirim kepada Yth.

Ketua BPD Desa Semagar

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.